Minggu, 22 Maret 2020

PEMBANGUNAN POLITIK

 TUGAS : PEMBANGUNAN POLITIK

"HUBUNGAN PERUBAHAN , PEMBANGUNAN ATAU MODERNISASI POLITIK "

  KAB. KONAWE SELATAN

         DISUSUN OLEH ;

                      NAMA    : ANDIKA SAPUTRA

                      NIM        : C1E119020

                      PRODY  : ILMU POLITIK             

     UNIVERSITAS HALUOLEO 

Kabupaten Konawe Selatan adalah salah satu Daerah tingkat II provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia . Ibukota Kabupaten ini terletak di Andoolo. Kabupaten ini berasal dari pemekaran kabupaten kendari yang disahkan dengan UU Nomor 4 tahun 2003 ,tanggal 25 Februari 2003.

Pemerintah Kab. Konawe Selatan dalam pembangunan lebih memfokuskan pada Subsektor Kerajinan dan berupaya pada pemantapan perencanaan pengembangan ekonomi kreatif secara komprehensif guna meningkatkan promosi pariwisata ke lingkup regional, nasional dan internasional 

Maka dari itu Konawe Selatan sebagian besar pembangunannya  di fokus kan ke bagin tempat wisata seperti:
Beberapa bidang sumber daya alam juga di tingkatkan seperti  :

-Bidang Pertanian 

a. Tanaman Pangan  
Luas lahan panen padi sawah: 33.015 ha dengan produksi padi berkisar 132.185 ton; padi ladang: 2.905 ha; 7.183 ton; jagung: 2.731 ha; 13.965 ton; kacang tanah: 159 ha; 151 ton; kacang hijau: 186 ha; 148 ton; kedele: 2.323 ha; 6.164 ton; ubi kayu: 762 ha; 19.424 ton; ubi jalar: 234 ha; 1.415 ton.

b. Holtikultura 

Sayuran: bawang daun (71,9 ton), kentang (0,7 ton), kubis (0,4 ton), kembang kol (14 ton), petsai/sawi (179,3 ton), cabai rawit (2.011 ton); cabai besar (1.610,8 ton); tomat (1.465,6 ton); terong (1.600,7 ton); Buncis (830,6 ton), ketimun (1.098,4 ton); labu siyem (722,2 ton), kacang panjang (2.799,5 ton); bayam (85 ha; 170 ton); ); melinjo (29,8 ton); petai (134,7 ton); jengkol (19,5 ton) dan kangkung (2.793,6 ton).

Buah-Buahan: jeruk Siam (50.324,6 ton); mangga (130,2 ton); nenas (457,3 ton); langsat (222,5 ton); alpukat (92,6 ton); nangka (994,1 ton); rambutan (1.460,4 ton); durian (532,8 ton); pisang (4.340,9 ton); sirsak (177,7 ton); sukun (334,8 ton); jeruk besar (389,9 ton); jambu biji (203,7 ton); sawo (83,9 ton); pepaya (1.890,6 ton); salak (237,6 ton); belimbing (88,1 ton); jambu air (206 ton; manggis (76,5 ton); melon (194,4 ton); semangka (423,9 ton) dan markisa (0,4 ton).

-Bidang Transportasi Dan Komunikasi

a. (Perhubungan Darat)

Panjang jalan tahun 2016 tercatat sebesar 1.032,4 km yang terdiri dari jalan beraspal sepanjang 183,28 km dan jalan kerikil sepanjang 848,76 km. Sedangkan jembatan berjumlah 441 unit setara dengan 3.447,17m.

b. (Perhunungan udara)

Bandar Udara Haluoleo selama tahun 2016 melayani jumlah pesawat yang tiba sebanyak 4.953 unit dan berangkat sebanyak 4.945 unit, sedangkan penumpang yang tiba sebanyak 617.161 orang dan berangkat sebanyak 635.558 orang.

c. (Perhubungan Laut)

Pelabuhan laut di Konawe Selatan pada tahun 2016 dikunjungi 2.276 kapal dengan 82.698.640 GRT, penumpang turun sebanyak 109.440 orang dan penumpang naik sejumlah 105.554 orang. Dua pelabuhan penyeberangan yang melayani pelayaran domestik atau antar pulau: Pelabuhan Amolengo (Kecamatan Kolono) dan Pelabuhan Torobulu (Kecamatan Tinanggea). 

d.(Pos & Telekomunikasi dan Perbankan)

Fasilitas fisik Pos dan Giro mencapai jumlah 8 unit Kantor Pos dan 2 Rumah Pos. Jumlah Bank di Kabupaten ini tercatat 14 unit, yaitu: BRI (4 unit), BPD (5 unit), Bank Mandiri (1 unit), Bank Arta Graha (1 unit), Bank Haralata (1 unit), Bank Bahtera Mas (1 unit) dan Bank Danamon (1 unit), serta 301 Koperasi. 

Terima kasih




Tugas Final Politik Masyarakat Pesisir

TUGAS FINAL POLITIK MASYARAKAT PESISIR REVIEW JURNAL ANDIKA NIM : C1E119024 PRODI ILMU POLITIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVER...