Kamis, 06 Mei 2021

NIM (C1E11920)

MENGALISIS CALON GUBERNUR DAN  WAKIL  GUBERNUR SULAWESI TENGGARA 2024

 
PENULIS :       
                  ANDIKA SAPUTRA  
            MAHASISWA ILMU POLITIK
                   KENDARI, 6 MEI 2021
           
Menurut pandangan dari kacamata saya pemilihan kepala daerah di Sulawesi Tenggara, akan melahirkan beberapa kandidat , sejumlah figur mulai disebut – sebut masuk dalam bursa bakal calon gubernur Sultra (Sulawesi Tenggara), kendati Pilgub (Pilihan Gubernur) di proyeksikan dilaksanakan tahun 2024 mendatang.  Konstalasi itu di prediksi menarik figur dari kalangan politisi, bupati aktif , pengusaha, hingga elite kesatuan tertentu. Salah satunya kandidat menurut saya yaitu,  Ridwan Bae yang telah di usung oleh partai Golkar pada saat Musda (musyawarah Daerah) ,dan Ridwan Bae pun siap melaksanakan keputusan serta amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Ir. Ridwan Bae adalah Anggota DPR RI sejak 1 Oktober 2014. Ridwan Bae juga pernah menjabat sebagai Bupati Muna sejak 2000 hingga 2010 serta Ridwan Bae berasal dari fraksi partai Golkar (Golongan Karya). 
Soal popularitas sosok Ridwan tidak perlu dipertanyakan lagi, peraih 93.067 suara di pemilihan anggota legislatif 2019 ini tentu punya barisan pendukung yang kuat dan solid. Tidak hanya meloloskan dirinya, Ridwan berhasil mencetak sejarah sebagai satu-satunya orang di Bumi Anoa yang lolos ke parlemen bersama anaknya.

Di kancah nasional, mantan Ketua DPD Golkar Sultra ini, memiliki panggung sendiri. Jabatan Pimpinan Komisi V DPR RI membuatnya kerap menjadi pembicara yang akrab dengan media dan dikenal banyak orang.

Ridwan Bae juga percaya bahwa  Airlangga Hartato akan memberikan dukungan maksimal dan Pak Airlangga Hartato sudah memberi restu terkait itu, ditambah lagi Ridwan Bae sudah mendapat dukungan dari DPD I Golkar melalui Musda diusung sebagai Calon Gubernur. Serta Ridwan Bae juga berjanji jika diberi amanah oleh masyarakat Sultra menjadi gubernur, melalui partai Golkar ( Golongan Karya) ia akan membantu ekonomi, memberdayakan masyarakat dalam segala aspek. 

Ridwan Bae juga mendapat salah satunya dukungan dari Bupati Wakatobi Arhawi. Ridwan Bae juga dianggap ideal memimpin Sultra (Sulawesi Tenggara). Pengalaman politik Ridwan Bae sangat matang, sehingga layak menjabat sebagai Gubernur, “kata Arhawi” 
Sekarang untuk calon wakil gubernur Sultra (Sulawesi tenggara) yang akan menemani Ridwan Bae  sebagai calon gubernur pada pemilihan 2024.  Ridwan Bae sudah memikirkan kriteria calon pendampingnya sebagai wakil gubernur. Menurut, Ridwan Bae calon pendampingnya akan di pilih yang berasal dari daratan. Ia tidak menunjuk kriteria lebih khusus lagi seperti suku, yang terpenting berasal dari Sultra. Melihat tradisi politik di Sultra dalam menghadapi pemilihan gubernur, ada aspek yang harus diperhatikan, seperti 01 dari Kepulauan, 02 dari daratan dan begitu juga sebaliknya. Untuk pasangan Ridwan Bae, ada dua nama yang di usul kan dari daratan, yaitu ada Lukman Abunawas dan Anggota DPR RI, H Tina Nur Alam. Kedua figur tersebut yang di sebut pada rapat ( Rapimda) rapat pimpinan daerah, namun kalaupun berhembus kabar ibu Tina Nur Alam yang lebih cocok berpasangan dengan Ridwan Bae. 

Dra. Hj. TINA NUR ALAM, M.M. adalah politisi yang berasal dari Kendari. Dia terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2014-2019 dan 2019-2024 di daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (SULTRA). Pada tahun 2018, ia pindah dari PAN ( Partai Amanat Nasional ) ke Partai Nasdem ( Nasional Demokrasi ). Serta juga membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM & BUMN, dan standarisasi Nasional. Selain berkarier di dunia politik, ibu Tina Nur Alam juga menjadi Kepala Bidang dari tahun 2012 untuk instansi Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala bagian Tatalaksana provinsi Sulawesi Tenggara, dan sebagainya.

Tugas Final Politik Masyarakat Pesisir

TUGAS FINAL POLITIK MASYARAKAT PESISIR REVIEW JURNAL ANDIKA NIM : C1E119024 PRODI ILMU POLITIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVER...